Ayo ke Botani, Ada Pameran Foto PFI Bogor

Ketua PFI Bogor, Tjahyadi Ermawan. Foto: Dadang Tri/IPPO.

WARTAPAKWAN–Bagi warga Bogor yang tertarik dengan dunia foto atau ingin mengetahui kejadian dan peristiwa di Bogor selama kurun waktu tahun 2017, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor menggelar Pameran Foto Bogor Dalam Bingkai 3 Tahun 2018.

Acara ini dikemas dengan pameran dan diskusi bertemakan Peran Foto Dalam Menunjang Kinerja Kepolisian yang digelar di Botani Square lantai 2, Kota Bogor pada Sabtu, 13 Januari 2018 dengan pembicara Ketua PFI Bogor Tjahyadi Ermawan dan Kanit Regident Polresta Bogor Kota, AKP Rizky Adi Saputra, SH, S.IK.

Pada pameran ini, terdisplay 80 hasil karya foto dari seluruh anggota PFI Bogor yang dipamerkan dan menggambarkan berbagai kejadian dan peristiwa yang menyedot perhatian para pengunjung.

Ketua PFI Bogor Tjahyadi Ermawan mengatakan, pameran ini digelar untuk ketiga kalinya sebagai salah satu kontribusi PFI yang mengemas kejadian dan peristiwa dalam bingkai foto.

“Tahun ini ada 80 karya foto yang di display, sebenarnya ada 200 foto yang dikurasi menjadi 80 foto,” kata kang Acay sapaan akrabnya saat sambutannya,  Sabtu (13/01/2018).

Ia menjelaskan, PFI adalah organisasi resmi pewarta foto yang beranggotakan fotografer  yang bekerja di media, baik media cetak dan media online.

“Mudah-mudahan karya kami ini menjadi masukan semua pihak,” tuturnya.

Ia menyebut, peran foto sangatlah penting. Misalnya saja foto yang nenggambarkan pasca bencana di Kampung Gudang belum lama ini, sehingga bisa menjadi masukan semua pihak untuk melakukan respon cepat atau memberikan bantuan untuk para korban.

“Kami berharap kedepan bisa terus menjadi mitra dengan Pemkot Bogor, Pemkab Bogor, dan unsur Muspida di Bogor, baik kota maupun kabupaten,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman yang secara resmi membuka acara menerangkan, bahwa belakangan ini banyak  foto dan pemberitaan yang kebenarannya masih diragukan atau hoax dan viral di media sosial.

“Untuk menghindari berita hoax atau yang tidak sesuai dengan kenyataan maka keterwakilan foto atau gambar sebagai visualisi akan menepis apakah itu hoax atau tidak hoax,” katanya.

Menurut Usmar, hasil jepretan foto itu tidak bisa mengelabui kecuali melalui proses editing. Oleh karena itu, sangatlah penting penyajian foto terkini dan masa lalu yang diarsipkan oleh juru foto dan ini akan memberikan sejarah yang luar biasa.

“Terkadang kita lupa, apalagi kejadian itu mengenai hajat hidup orang banyak, karena daya ingat manusia ada batasnya untuk mengingat peristiwa,” tuturnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada PFI Bogor yang telah berkontribusi untuk membangun Bogor melalui karya-karya fotonya sebagai masukan untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Diakhir sambutan Wakil Wali Kota Bogor, panitia memberikan cinderamata berupa foto yang diabadikan saat mengikuti buka puasa bersama dengan pengurus PFI Bogor.

Acara semakin meriah dengan penampilan tarian jaipong berjudul wangsit Siliwangi yang dibawakan Annisa Nur Shafira siswa kelas 4A SDN Polisi 4, dan grup paduan suara juga dari SDN Polisi 4 yang belum lama ini berhasil 7 besar juara nasional.

Pada pembukaan pameran, dihadiri juga perwakilan dari Polresta Bogor Kota, perwakilan Dandim 0606 Kota Bogor,  Perwakilan Dandenpom III/1 Bogor dan tamu undangan lainnya serta para sponsor, Botani Square, PT Astra International Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa, Polresta Bogor Kota, Pemkot Bogor, Pemkab Bogor, Bappeda Litbang Kab.Bogor, Grand Savero Hotel, Santika Hotel, Jawara Bakery, Cendol d’Kraton, DK Frame, Aqua, Coca Cola dan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. (Sandika)