Jaga Ketauhidan, Pusaka Leluhur di Alam Gaib Biarkanlah Tetap Gaib

bermohon hanya kepada Allah SWT supaya terhindari kemusrikan. foto: Tjahyadi Ermawan | wartapakwan

Bogor, WartaPakwan-Segelintir orang sering berdalih mengatasnamakan Allah, terutama ketika berurusan dengan benda-benda yang dianggap sebagai pusaka. Padahal, mereka menggunakan bantuan kekuatan khodam dan selalu mengatasnamakan Allah, padahal Allah tidak meridhoi hal tersebut. “Bermohon dan meminta bantuan selain kepada Allah adalah musrik,” tegas Dede Hendrika.

Terkait benda pusaka, lanjut Dede, benda milik leluhur yang terkubur di alam gaib biarlah tetap gaib,  karena pusaka itu mengikuti tuannya dan ini adalah bagian daripada Rahasia Illahi. “Fitrahnya manusia tidak punya kemampuan mendatangkan yang gaib. Kalau ada yang bisa narik dari dunia gaib, pasti memakai bantuan gaib. Ada sesajen dan media perantara. Ini bisa berimbas pada kemusrikan dan merusak ketauhidan pada Allah SWT,”tegas Dede. (cay)