Ada Indikasi Bu Yanti Dibohongi

Pak Emid, warga RT 04 RW 06.

Dugaan penyimpangan pada realisasi program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2016 di Desa Cinangneng, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor mempunyai modus beragam. Mulai dari pengalihan pembangunan rumah kepada nama yang tidak terdaftar dalam ajuan ke Pemkab Bogor hingga dijanjikan akan cair pada Tahun 2017. Bahkan, ada yang sama sekali belum menerima material bahan bangunan apapun.

Dari penelusuran tim wartapakwan di lapangan, sedikitnya terdapat lima warga yang seharusnya menerima, namun tidak mendapat bantuan sebagaimana mestinya. Pertama, Dede Marwati wargaRT 17 RW 03 Kampung Cikalancing. Hanya menerima batako, kayu dan tras. Namun, khusus keluarga Dede, baru-baru ini konon sudah direspon oleh pihak desa pasca Sekda Kabupaten Bogor, Adang Suptandar menerjunkan tim lidik dari Inspektorat Kab.Bogor ke Cinangneng. “Alhamdulillah, ada yang datang dan mulai dibangun,” ujar Mang udin, kerabat Dede Marwati.

Sementara itu, Hasan dari RT 15 RW 06 Cikalancing, dan Bu Yanti dari RT 12 RW 02 Cinangneng malah sama sekali belum mendapat material bahan bangunan apapun. Sedangkan, Emid dari RT 6 RW 4, mendapat dana bantuan dari rereongan warga. ”Rumah saya dananya dari gotong royong, papatungan. Ti lurah oge aya, ngan eta mah jariah ti lurah cenah. Saurna mudah-mudahan 2017 abdi tiasa kengeng bantuan deui,” ujar Emid, seraya menyebut genting rumahnya didapat dari mulung atau minta bekas dari genteng orang lain yang sudah tidak terpakai. (cay)